Wednesday, September 13, 2017

Gambaran

      1 Comments   
Dia sangat mengganggumu. Berisik, menanyakan kabar, keadaan, memohon sayang, memelas rindu. Dia tidak membebaskanmu. Tidak membiarkanmu bersenang- senang terlalu larut Kamu tidak suka caranya memperhatikanmu. Berlebihan Dengarlah, bahwa dia yang begitu adalah dia yang tak kau temukan lagi bagian darinya dalam diri orang manapun. Dia yang mencintaimu tanpa tapi. Dia melawan dunianya untuk tetap didekatmu. Dia bersikeras memperjuangkan kamu. Dia yang menolongmu bahkan tanpa kamu minta. Dia yang seperti itu, tidak akan tega memaksamu, hanya jika kamu sudah siap kehilangannya, katakan Maka dia yang seperti itu pasti pergi. Dia yang seperti itu selalu pergi tanpa penjelasan. Dia yang seperti itu punya kepercayaan bahwa sesuatu bagus dibuktikan dibanding dibicarakan. Dia yang jika kamu menutup kesempatannya, akan diam lalu mundur pelan-pelan. Dia yang akan hilang dan belajar mencintai lagi diluar. Dia yang sudah pandai mengikhlaskan sejak masih denganmu. Dia yang mau belajar mengerti orang bukan mengedepankan ego. Dia yang seperti itulah yang akan hilang darimu. Dia yang akhirnya sadar, perjuangannya tidak diinginkan. Lalu saat datang rasanya rindu bagimu untuk diperlakukan sebagaimana dia memperlakukan kamu. Dia sudah bersama yang lain. Kamu melihat dari jauh, bagaimana seharusnya perlakuan itu hanya untuk kamu. Kamu menginginkannya lagi, namun bahkan bila kamu benar mendapatkannya lagi. Rasanya tidak akan pernah sama. Dia yang seperti itu memang hebat. Meski tau hatinya bukan lagi untukmu. Dia yang itu tetap mencoba membaginya dengan kamu. Dia yang seperti itu, yang tak ingin kamu kecewa, meski tau dia harus berkorban rasa. Karna di dalam dia, sudah ada nama lainnya. Tak apa baginya. Karna dia selalu tentang kamu. Apapun dan bagaimanapun kamu. Ttd. Aku.

Friday, May 12, 2017

sebuah cerita tentang bagaimana rasanya mendapat kepercayaan.

      4 Comments   
Saya dan team, mendapat kepercayaan untuk membawakan acara di trans tv, acara sederhana yang menyenangkan yang mengusung tema kos-kosan. Selain saya, disana juga ada Gita Bebhita, Sadana Agung, Bang Pen, Awwe, Rigen, Arya dan teman-teman lain. Acara ini bertajuk tentang video-video viral yang tayang ditengah situasi komedi yang kita bangun. Saya sangat senang dengan suasana kerjanya, dengan orang-orang disekitarnya, terutama saya senang sekali mendapat kepercayaan untuk menimba ilmu di trans tv. Ini bagus untuk perkembangan diri saya, saya jadi belajar bagaimana mengisi kekosongan saat acara berjalan, saya jadi belajar untuk berpikir dengan cepat, celetukan apa yang harus saya keluarkan dengan situasi yang tak terduga. Saya bisa saja belajar dengan menjadi bintang tamu di beberapa program, tapi itu tidak berkelanjutan, sementara trans tv, memberi kesempatan untuk terus menerus belajar, ketika kami kurang maksimal dalam satu hari, ada hari berikutnya untuk kami memperbaiki kekurangan kami, sehingga saya yakin, kos-kosan meme akan menjadi sesuatu, pada saatnya nanti. Yang saya yakini adalah, bahwa saya bukan orang paling lucu yang trans tv punya, bahwa saya bukan bintang yang paling gemilang, bahwa saya bukan satu-satunya orang yang mau dan bisa membawakan acara tersebut. Satu hal, saya adalah orang yang paling mau belajar dan beradaptasi. Saya akan berusaha keras menjaga kepercayaan yang trans tv berikan, saya tidak akan mengecewakan. Terimakasih sudah mau membaca tulisan ini sampai akhir, terimakasih sudah mau menjadi saksi apa yang saya ikrarkan untuk trans tv, sekarang, maukah anda melihat proses pertumbuhan kami, menjadi bagian dari sesuatu yang saya percayai akan menjadi besar suatu saat nanti? Tunggu kami, setiap sabtu-minggu jam enam sore, hanya di trans tv.

Copyright © Fico Belajar Cool is designed by Fahri Prahira